Xiăo Zhū Bonus 100 2000 Dollar

Uncategorized
Hari ini, pukul 01.30 WIB. Masih gelap. Saya pun sebenarnya masih terlelap. Bulan juga masih tinggi. Tapi sudah pagi. Ada yang ketuk pintu kamar. Itu ibu saya. Baru pulang dari rumah ibunya. Di Kebumen. Tempat tinggal nenek saya. Dan pulang bersama adiknya. Adiknya yang minggu lalu saya ceritakan kedatangannya. Dari Kebumen ke Bekasi bawa dua koper. Padahal waktu berangkat kesana, hanya bawa satu koper. Ya itulah anak rantau yang rindu mamaknya dikampung. Datang bawa keluhan, pulang bawa makanan dan koper tambahan. Asik sih. Kulkas jadi ramai. Saya pun senang. Karena perut tidak pernah tidak kenyang. Seperti biasa, kami ngariung. Kumpul dulu. Sambil makan mie ayam yang keasinan itu. Sekalian sahur. Bercerita bagaimana liburan mereka disana. Tepat hari Sabtu. Ini adalah hari terakhir adiknya ibu saya ada di Indonesia. Sebelum pulang,…
Read More

Kejutan di Bulan Mei

Uncategorized
Bulan Mei. Bulan kelahiran saya. Bulan spesial untuk saya. Apalagi di tahun ini. Banyak kejutannya. Minggu ini saya kedatangan tamu jauh. Datang dari Taiwan. Pulau kecil yang terpisah dari daratan Tiongkok, tapi memiliki bahasa ibu yang sama. Mandarin. Ya, tamu itu adalah Tante saya. Adiknya ibu saya, anak nomor 9 dari 10 bersaudara. Namanya Kao An-ni. Dulu sebelum menjadi WNA namanya Nowo Prasetyani. Dipanggil Ani. Ia datang bersama anaknya. Kao Hsin. Membutuhkan 5 jam lebih untuk sampai di Indonesia. Naik pesawat langsung tanpa transit. Terakhir kami bertemu, tahun 2005. Usia saya masih 6 tahun waktu itu. Sekarang usia saya sudah 19 tahun. Artinya, sudah 13 tahun tante saya baru kembali lagi. Ke tanah kelahirannya. Banyak faktor, kenapa tante saya baru sekarang mengunjungi kami lagi di Indonesia. Waktu 2 tahun pertama…
Read More

Delapan Belas yang ke Sembilan Belas

Uncategorized
Akhirnya hari ini saya tulis juga. Setelah menunggu yang ditunggu tidak datang juga. Padahal, ingin saya buat cerita. Tapi tidak apa-apa, begini ceritanya. Kemarin itu ulang tahun saya. Iya, 18 Mei tepatnya. Genap sudah 19 tahun usia saya. Masih belum terbayang sejauh ini saya sudah melangkah. Tahun depan sudah kepala dua. Menginjak usia 20. Itu artinya saya bertambah tua. Semakin berkurang jatah hidup didunia. Saya anak tertua. Anak sulung. The Number One. Perempuan. Memiliki 2 orang adik kandung. Yang usianya terpaut lumayan jauh, empat hingga tujuh tahun. Waktu kecil dan belum punya adik saya adalah anak kesayangan. Masih teringat, setiap minggu dikesempatan waktu. Selepas ayah pulang kerja, saya sudah didandani cantik oleh ibu mau diajak jalan-jalan pergi ke Mall. Karena saya anak pertama saat itu, jadi semuanya diberikan. Pulang jalan-jalan,…
Read More

Wisata Tahu Bulat

Uncategorized
Senin sampai Rabu saya belum juga mendapatkan cerita yang menarik. Saya masih bingung apa yang mau saya tulis minggu ini. Sebenarnya saya sudah cicil kata-kata. Disusun menjadi kalimat. Kemudian disatukan dalam bentuk cerita. Tapi belum waktunya saya publish. Jadi saya coba cari cerita lain. Untungnya di minggu ini ada tanggal merah. Hari libur. Mungkin ada bahan cerita yang bisa saya tulis diminggu ini. Awalnya keluar rumah niat mau pulangin kamera yang saya pinjam waktu liburan ke Kebumen minggu lalu, sekalian isi bensin motor. Tidak ada niat mau jalan-jalan atau berwisata. Sudah isi bensin motor, saya pulang lewat jalan biasa. Nyebrang rel kereta di bawah fly over Kranji. Dekat St. Kranji. Kalau kalian orang rawa bebek bekasi pasti tahu jalan yang saya maksud. Karena cuaca terik sekali. Akhirnya saya coba ketempat…
Read More

Penjelajah Gedung Tinggi

Uncategorized
Sepulang dari liburan, saya diberi tugas untuk kunjungan ke Vendor selama dua hari. Tugas luar kantor lah nama kerennya. Bersama rekan kerja saya. Saya berangkat naik kereta jurusan Bekasi - Sudirman. Karena memang letak gedungnya ada didaerah Gatot Subroto, Jakarta. Gedung tinggi. Jujur ini gedung tertinggi yang pernah saya kunjungi. Selama ini yang saya bayangkan adalah, hanya orang-orang sukses yang bisa masuk ke gedung tinggi. Tapi ga juga, saya yang otw sukses bisa juga masuk dan bekerja sementara disana. Dan untungnya saya sudah mahir masuk ke gedung tinggi. Jadi ga minder lagi. Bisa bergaya petantang petenteng :-D Setelah menukar kartu identitas dengan id card visitor. Saya langsung naik lift menuju lantai 12 tempat training dan test dilaksanakan. Seharusnya training dimulai dari pukul 09.00 - 17.00 WIB. Tapi di hari pertama,…
Read More

Gubuknya Gubuk Uangnya

Uncategorized
Pagi ini saya awali dengan Bismillah. Semoga dilancarkan segala urusan hari ini. Dilancarkan perjalanan saya untuk liburan menikmati alam dan menikmati hal-hal yang tidak bisa saya lakukan di rumah sendiri. Sebelum saya sampai di Kebumen, saya sudah request ke kakak sepupu saya. Memintanya untuk menemani saya mengisi waktu liburan saya di Kebumen. Salah satunya menyempatkan diri untuk berkunjung ke gubuk jamur dan melihat proses pembuatan gula jawa milik kakak sepupu saya. Kakak sepupu saya ini mantan TKW Indonesia, yang diberangkatkan untuk kerja di Taiwan. Dikampung saya terbilang cukup banyak TKW, entah dikirim ke Singapura atau Taiwan. Kakak saya sudah bekerja menjadi TKW sejak tahun 2015. Dan sekarang dia pulang untuk usaha sendiri. Rumahnya cukup jauh dari rumah eyang saya. Dia tinggal bersama eyang saya. Rumahnya digunakan untuk usaha budidaya jamur…
Read More

Sugeng Rawuh Ing Kebumen

Uncategorized
Minggu ini saya akhiri dengan pergi berlibur ke kampung halaman. Di Kebumen, tempat lahir dan dibesarkannya ibu saya. Modal uang Rp150.000, saya bisa beli tiket kereta api pulang pergi, minggu lalu. Jurusan Pasar Senen - Kroya begitu juga sebaliknya. Pada awalnya saya ragu. Karena saya penakut. Tidak pernah jalan-jalan jauh sendirian. Harus sama orang tua. Karena saya manja kalau pergi-pergi an naik transportasi umum. Banyak jajannya, dan bisa saja masuk angin akhirnya mabok darat. Kalau sudah bgtu, maunya di pukpuk ibu. Diolesi minyak angin, dan dipijat badannya. Berkat tugas dadakan dikirim ke klien sendirian, akhirnya saya coba pulang kampung sendirian pula. Menurut saya, jalan-jalan sendiri itu asyik. Saya bisa melakukan apa saja. Suka-suka saya. Terserah saya. Dan lebih mawas diri. Saya jadi lebih banyak berinteraksi dengan orang lain. Banyak bertanya.…
Read More