Pengalaman Menyisihkan Sebagian Pendapatan

Sejak bulan lalu saya mengalihkan semua transaksi keuangan dari rekening utama ke rekening yang biasanya memang jarang diisi saldonya hehehešŸ˜

Alasannya, karena rekening utama yang saya gunakan terlalu mahal dalam penarikan biaya administrasi, yang dikenakan tiap bulannya.

Beruntung saya masih punya dua rekening yang masih aktif dan bisa digunakan. Untuk biaya administrasinya juga lebih murah. Hanya saja untuk ATMnya sulit dicari.

Jadi lumayan irit, karena jarang melakukan penarikan.

Saya jadi ingat tabungan reksadana saya. Disalah satu perusahaan penyedia jasa keuangan itu. IndoPremier.

Sudah setahun ini, saya rutin dan membiasakan diri menyimpan atau menabung sebagian uang dengan ikut reksadana disana. Menggunakan produk onlinenya. IPOT.

Awalnya saya menabung dengan cara isi celengan. Dengan uang logam seribu rupiah. Setiap bulan saya tukarkan beberapa uang kertas seratus ribuan menjadi pecahan uang logam seribuan. Tujuannya, kalau semisal ingin jajan kemudian uangnya recehan, kan jadi malu. Akhirnya niat ingin jajan hilang. Ujung-ujungnya dimasukkan ke celengan.

Kemudian nabung beli emas. Jadi setiap bulan saya target, minimal beli anting atau beli cincin. Tujuannya, kalau ingin jajan terus ingat uangnya kan sudah jadi emas. Kalau tarik tunai lagi, kayaknya malas ke ATMnya. Akhirnya nggak jadi jajan lagi.

Sampai akhirnya saya paham, kalau saya menabung dengan sistem seperti itu terus menerus. Yang ada uang saya nilainya tetap segitu, tidak bertambah, malah bisa berkurang.

Dan akhirnya untuk sekarang ini saya pindahkan semua, dengan menabung transfer ke IPOT. Dari yang sebulan hanya 5% sekarang naik jadi 15% dari gaji yang saya terima tiap bulannya. Dan selama ikut reksadana disana, alhamdulillah nilainya bertambah, walaupun hanya beberapa rupiah. Tapi itu keuntungan. Dibanding saya menabung dengan cara sebelumnya.

Pengalaman saya juga, waktu ikut tabungan berjangka disalah satu bank ternama. Karena waktu itu hanya coba-coba, saya ambil jangka waktu setahun saja. Dan rasanya kurang nikmat. Kenapa? Karena saya tidak tahu berapa keuntungan saya setiap bulannya. Tidak ada laporan. Saya hanya tahu bahwa setiap bulan saldo yang ada direkening ditarik secara otomatis (auto debit). Kemudian diakhir periode, uang yang sudah dipotong tiap bulannya cair secara otomatis juga ke rekening yang sudah terdaftar.

Saya tidak tahu mengapa begitu, atau mungkin karena saya hanya mengambil waktu setahun. Atau memang pihak mereka yang salah input alamat email saya. Atau saya yang salah menulis alamat email. Yang pada intinya, saya tidak pernah mendapat laporan bulanan.

Kemudian dengan keputusan saya untuk tidak lagi memakai rekening yang biaya adminnya mahal. Sekarang saya mesti merubah akun bank di IPOT yang secara default sudah mengarah ke nomor rekening mahal itu. Lalu bagaimana cara merubahnya? Klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *